Skip to main content

KISAH KAN'AN ANAK NABI NUH YANG DURHAKA


Nabi Nuh AS memiliki 4 orang putra yaitu Syam, Khan, Yafits, dan Kan’an. Pada saat banjir bandang terjadi, semua anak Nabi Nuh AS berada di dalam kapal, kecuali Kan’an. Ia termasuk dalam kaum pembangkang yang menolak ajakan Nabi Nuh AS, ayahnya sendiri. 

“Hai anakku, marilah ikut bersama kami. Janganlah engkau turut bersama orang-orang kafir” kata Nabi Nuh AS mengajak Kan’an. 

Namun dengan sombongnya, Kan’an menolak ajakan ayahnya. Saat banjir bandang semakin tinggi, Kan’an tak luput ikut terombang-ambing. Ia hanya menggunakan sebilah kayu untuk tetap mengapung. Nabi Nuh AS sempat berteriak memanggil anaknya tersebut agar naik ke atas kapal. “Naiklah ke perahu bersamaku,” ajak Nabi Nuh AS. Akan tetapi, Kan’an tetap menolak dan terus berenang ke arah gunung. 

Padahal Nabi Nuh AS telah memperingatkan Kan’an bahwa tidak akan ada yang selamat dari azab Allah SWT. Hingga akhirnya ia pun ikut tenggelam bersama dengan orang-orang durhaka lain yang menentang ajaran Nabi Nuh AS. 

Nabi Nuh AS sangat bersedih dan menyesali sikap putranya yang tetap keras sampai saat terakhir menjelang ajalnya. Allah SWT kemudian mengingatkan dan menghibur Nabi Nuh AS meski putranya adalah keluarga sendiri, namun ia termasuk kafir karena menentang ajarannya. 

HIKMAH:

 janganlah meniru sikap Kan’an dan kaum Nabi Nuh AS yang tidak mau untuk diajak bertobat dan tetap memilih menjadi kafir hingga azab merenggut nyawa mereka. Bunda dapat memberikan pemahaman pada anak bahwa beriman kepada Allah dan rasul-Nya adalah jalan selamat di dunia dan akhirat. Setiap orang akan mendapatkan balasan yang setimpal dan sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan. 

source: https://menara.baznas.go.id/cerita/kisah-singkat-nabi-nuh-2023-05-M367230004042023872

nama: Quinsha putri regura

Comments

Popular posts from this blog

PERBEDAAN HAJI DAN UMROH

Perbedaan Haji dan Umroh Setelah mengetahui pengertian haji dan umroh. Maka penjelasan berikutnya adalah tentang perbedaan haji dan umroh. Meski sebelumnya telah dijelaskan jika ibadah haji dan ibadah umroh memiliki persamaan dan keterkaitan antara satu sama lain. Namun ibadah haji dan ibadah umroh juga memiliki perbedaan. Beberapa perbedaan haji dan umroh akan dijelaskan pada poin-poin yang ada di bawah ini. 1. Rukun Ibadah Perbedaan haji dan umroh yang pertama adalah dilihat dari rukun ibadah. Rukun ibadah haji adalah niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sai dan memotong rambut. Sedangkan rukun pada ibadah umroh terletak pada tidak adanya rukun wukuf di padang Arafah. Adanya rukun dalam ibadah juga menjadi syarat keabsahan ibadah yang dilakukan. Hal tersebut juga berlaku pada ibadah haji dan ibadah umroh. Rukun pada ibadah haji dan ibadah umroh bisa dinilai batal ketika tidak bisa dilakukan dan tidak diganti dengan denda. 2. Waktu Pelaksanaan Seperti yang dijelaskan sebelumnya ibadah ...

MASJIDIL HARAM

Masjidil Haram adalah sebuah masjid di kota Mekkah, yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam. Masjid ini juga merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka’bah, yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat. Menurut keyakinan umat Islam, Ka’bah atau nama lainnyaBakkah pertama sekali dibina oleh Nabi Adam. Dan kemudian dilanjutkan pada masa Nabi Ibrahim bersama dengan anaknya, Nabi Ismail dan sekaligus membangun masjid di sekitar Ka’bah tersebut Masa prasejarah Dalam tradisi Islam, sejarah Masjidilharam tidak lepas dari pembangunan Ka'bah  jauh sebelum manusia pertama, Adam , diciptakan. Setelah Adam dan Hawa turun ke bumi , mereka diperintahkan oleh Allah  untuk membangun bangunan di sebuah lembah yang bernama Bakkah  (saat ini menjadi bagian dari Kota Makkah   Al-Mukarramah ).  Namun, bangunan tersebut hancur akibat air bah  pada masa Nuh . S elama beberap...

SURGA

Pengertian Surga Surga merupakan tempat tempat terakhir yang diharapkan seluruh umat manusia setelah wafat. Surga sendiri dalam agama Islam terdiri dari 8 pintu, berdasarkan hadist dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: فِي الجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أبْوَابٍ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ، لا يَدْخُلُهُ إلَّا الصَّائِمُونَ Artinya: “Di surga ada delapan pintu, diantaranya ada pintu yang disebut dengan ar-Rayyan. Tidak ada yang bisa memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa” (HR. Bukhari No. 3257). Pintu - pintu Surga 1. Ar-Rayyan , seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ar-Rayyan merupakan pintu surga yang dikhususkan untuk orang-orang yang gemar berpuasa. Kata “ar-Rayyan” sendiri diambil dari bahasa Arab (ريان‎) yang berarti puas, segar dan tidak haus, menurut Ustad Adi Hidayat dalam ceramahnya, kata ar-Rayyan digunakan karena orang-orang yang terpilih masuk kedalam pintu surga ini, tidak akan merasa kehausan. 2.  A...