Skip to main content

5 CARA MENJAGA DIRI DARI KEBURUKAN


Umumnya cara yang dilakukan agar selalu dilindungi oleh Allah SWT ialah dengan berdoa memohon perlindungan. Namun diriwayatkan oleh Tirmidzi, dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berpesan kepada Abdullah bin Abbas untuk menjaga lima hal agar selalu dijaga oleh Allah SWT. Lima hal tersebut ialah:

- Pertama, jaga Allah SWT maka Allah akan menjaga kalian.

Sebagai hamba Allah SWT sudah sewajibnya kita menjaga perintah, hak-hak serta menjauhi seluruh larangan Allah SWT.

- Kedua, jaga Allah SWT maka Dia akan selalu berada di hadapanmu.

Setiap muslim diingatkan untuk selalu menyertakan Allah dalam setiap pekerjaannya. Dengan begitu, Allah SWT akan selalu mengawasinya dan selalu membimbingnya ke jalan yang lurus.

- Ketiga, kenali Allah di saat senang maka Dia akan mengenalimu di saat sulit.

Manusia baiknya selalu mengingat Allah baik di saat nikmat maupun di saat tertimpa bencana. Karena tidak sedikit dari manusia hanya mengingat Allah di saat ditimpa musibah. Namun saat diberi sedikit kesenangan, dengan cepat lupa kepada Allah.

- Keempat, berdoalah kepada Allah SWT.

Berdoalah hanya kepada Allah SWT ketika menginginkan sesuatu dan menyerahkan seluruhnya hanya kepadaNya.

- Kelima, mintalah pertolongan hanya kepada Allah.

Tak ada satupun di dunia ini yang dapat menolong kecuali Allah SWT.


Source:

-menjaga diri dari keburukan

Image source: 

-lafadz allah

Uploaded by Kevia Ransi Aqilah

Comments

Popular posts from this blog

TINGKATAN SURGA BESERTA PENGHUNINYA

        “(Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 163) Berbagai hal terkait surga telah disebutkan dalam Al Quran serta hadist. Di dalam Al-Quran disebutkan tujuh tingkatan; Jannatul Firdaus, Jannatul Naim, Jannatul Makwa, Jannatul Adnan, Jannatul Khuldi, Darus Salam dan Daruj Jalal. Berikut nama surga yang paling tinggi-rendah 1. Surga Firdaus     Surga firdaus merupakan surga dengan tingkatan tertinggi yang diciptakan dari emas. Calon penghuninya adalah orang yang khusyuk ketika sholat, menunaikan zakat, menjaga diri dan menghindari zina, serta menaati perintah-perintah Allah lainnya. Surga ini dijelaskan dalam firman Allah yang artinya: " Sungguh, orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal ." (QS. Al Kahfi ayat 107). 2. Surga Adn Surga ini diciptakan Allah dari intan putih bagi orang-orang yang memi...

MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA?

Pertanyaan semacam ini kerap muncul di benak sebagian orang yang mengalami berbagai kesulitan dalam hidup.  Tujuan Allah menciptakan manusia  bukan main-main. Manusia disebut makhluk sempurna karena diberi akal dan pikiran untuk berkehendak sendiri. Allah selalu menciptakan makhluknya dengan tujuan yang mulia. Manusia merupakan makhluka Allah yang diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Jika tujuan  Allah menciptakan manusia  sudah sangat mulia, bagaimana bisa manusia tidak mau beriman kepada-Nya?   Tujuan Allah SWT menciptakan manusia Kita beruntung sebab ternyata Allah mau memberikan informasi tentang tujuan penciptaan manusia agar pertanyaan di benak kita hilang. Tujuan tersebut adalah : 1. Sebagai pengurus (khalifah) bagi planet bumi , sebagaimana dinyatakan dalam firman Allah:   وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى جَاعِلٌۭ فِى ٱلْأَرْضِ خَلِيفَةًۭ     "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku he...

KEDASYATAN SIKSA NERAKA

  Disebutkan dalam suatu hadist, bahwa Rasulullah SAW bersabda,   “Andaikan seorang penduduk neraka jahannam dikeluarkan dari padanya, kemudian dilihat oleh manusia penduduk dunia, niscaya matilah semua penduduk dunia ketika melihatnya. Karena murka Allah pada penduduk neraka itu.  b ermacam-macam binatang berbisa yang sangat ganas menggerogoti dan menyayat-nyayat tubuh penghuni nereka tanpa mengenal ampun. Air panas, darah, nanah, yang mendidih menjadi minuman utamanya, hingga seluruh isi perutnya terbakar beserta ususnya terburai keluar.  Berbagai macam bentuk siksaan yang pedih, semua ada di dalam neraka. Namun demikian para penghuni neraka tidak mati dan tidak pula merasakan bisa istirahat dari siksaan yang sangat menyayat itu walau sekejap saja.  Mengenai luas dan dalamnya neraka, tidak disebutkan secara pasti di dalam nash Al-Qur’an maupun hadist. Yang pasti neraka itu pasi adanya, sebagai tempat memenjarakan, membalas dan menyiksa manusia dan jin yang men...