Skip to main content

RUKUN IMAN

Iman adalah kepercayaan yang berkenanaan dengan agama.Secara lengkapnya iman berkaitan dengan meyakini dalam hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan menggunakan perbuatan.

Definisi dari rukun iman adalah meyakini bahwa Nabi dan Rasul merupakan utusan Allah SWT diperintahkan untuk menyampaikan kabar gembira dan ancaman kepada manusia di bumi.

6 Rukun Iman

A. Rukun iman kepada Allah SWT

Urutan yang pertama adalah iman kepada Allah SWT menjadi dasar dari iman karena sebagai umat Islam harus mengakui keesaan Nya. Dia merupakan pencipta di alam semessta, penguasa langit maupun bumi serta Tuhan yang wajib disembah dengan sifat tidak beranak dan tidak diperanakkan.

Meyakini akan hadirnya Allah tidak hanya dengan kata-kata semata melainkan harus diwujudkan melalui tindakan. Caranya yaitu dengan amar ma’ruf dan nahi mungkar, maksudnya melakukan segala perintah serta menjauhi larangan yang menghantar ke jurang kesesatan.

B. Rukun iman kepada Malaikat

Malaikat merupakan makhluk Allah yang diciptakan dari nur/ cahaya dan tidak diberikan nafsu. Oleh karenanya mereka selalu taat pada segala perintah serta ketetapan. Meskipun tidak terlihat sebagai manusia harus meyakini keberadaannya dengan tugas tersendiri.

Setidaknya terdapat 10 malaikat yang harus diyakini oleh umat Islam, namun sejatinya terdapat lebih dari bilangan tersebut, makhluk ini juga bertugas sebagai perantara Allah. Hal ini disebutkan dalam surah An Nahl ayat 2 yang berbunyi sebagai berikut:

Dalil Rukun Iman Kepada Malaikat

“Dia menurunkan para malaikat membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, (dengan berfirman) yaitu, “Peringatkanlah (hamba-hamba-Ku), bahwa tidak ada tuhan selain Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.””

C. Rukun iman kepada Kitab Allah SWT

Allah menjelaskan ajaran-Nya melalui kitab diturunkan kepada para Rasul melalui perantara malaikat. Ajaran di dalamnya harus disampaikan kepada umat manusia yang mengimaninya secara utuh tanpa adanya kelalaian, ada banyak umat terdahulu terkena azab karena kelalaiannya.

Kitab-kitab ini sebagai pedoman dan pegangan hidup umat dihala para Rasulullah sudah wafat. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kelalaian yang mengakibatkan terpecah belahnya akidah dan keyakinan mereka. Meskipun demikian terdapat penerusnya yaitu para sahabat dan ulama.

D. Rukun iman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT

Jumlah nabi dan rasul wajib diketahui yaitu sekitar 25 yang diturunkan pada umat dengan karakteristik masing-masing. Setidaknya terdapat 4 kitab suci diturunkan kepada mereka untuk bekal mengajarkan tauhid dengan meyakini bahwa Allah merupakan Tuhan wajib disembah.

Kitab tersebut disampaikan melalui perantara malaikat Jibril baik dengan menunjukkan wujud aslinya maupun menyamar. Isi di dalamnya sebagai pedoman mengambil keputusan dan menghukumi terkait suatu perkara yang bertujuan agar terarah serta tidak semabrangan dalam mengambil keputusan.

E. Rukun iman kepada Hari Akhir

Hari akhir adalah hal nyata yang sering diingkari oleh manusia. Sebagai seorang Muslim maka mereka wajib mengimani untuk menunjang semangat dalam beribadah serta sebagai bukti bahwa hari pembalasan benar adanya dan seluruh manusia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Pada hari akhir nanti semua manusia dikumpulkan dengan berbagai keadaan, bahkan digambarkan ada yang berkepala hewan maupun tenggelam dalam keringatnya sendiri. Hal ini dikarenakan posisi matahari di atas kepala berjarak sekitar satu jengkal sehingga panasnya dapat melelehkan tubuh.

F. Rukun iman kepada Qadha dan Qadar

Takdir sendiri terbagi menjadi dua yaitu tetap, sebagai contoh yaitu kematian, jodoh, dan rezeki. Bagian kedua adalah dapat diubah dengan berusaha serta berdoa kemudian diiringi ketaqwaan. Manusia perlu meyakininya sebagai rujukan bahawa semua atas kehendak dan kuasa Allah.

sumber: https://www.gramedia.com/best-seller/rukun-iman-dan-rukun-islam/

Uploaded by Shafiya Hana Almeira

Comments

Popular posts from this blog

PERBEDAAN HAJI DAN UMROH

Perbedaan Haji dan Umroh Setelah mengetahui pengertian haji dan umroh. Maka penjelasan berikutnya adalah tentang perbedaan haji dan umroh. Meski sebelumnya telah dijelaskan jika ibadah haji dan ibadah umroh memiliki persamaan dan keterkaitan antara satu sama lain. Namun ibadah haji dan ibadah umroh juga memiliki perbedaan. Beberapa perbedaan haji dan umroh akan dijelaskan pada poin-poin yang ada di bawah ini. 1. Rukun Ibadah Perbedaan haji dan umroh yang pertama adalah dilihat dari rukun ibadah. Rukun ibadah haji adalah niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sai dan memotong rambut. Sedangkan rukun pada ibadah umroh terletak pada tidak adanya rukun wukuf di padang Arafah. Adanya rukun dalam ibadah juga menjadi syarat keabsahan ibadah yang dilakukan. Hal tersebut juga berlaku pada ibadah haji dan ibadah umroh. Rukun pada ibadah haji dan ibadah umroh bisa dinilai batal ketika tidak bisa dilakukan dan tidak diganti dengan denda. 2. Waktu Pelaksanaan Seperti yang dijelaskan sebelumnya ibadah ...

MASJIDIL HARAM

Masjidil Haram adalah sebuah masjid di kota Mekkah, yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam. Masjid ini juga merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka’bah, yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat. Menurut keyakinan umat Islam, Ka’bah atau nama lainnyaBakkah pertama sekali dibina oleh Nabi Adam. Dan kemudian dilanjutkan pada masa Nabi Ibrahim bersama dengan anaknya, Nabi Ismail dan sekaligus membangun masjid di sekitar Ka’bah tersebut Masa prasejarah Dalam tradisi Islam, sejarah Masjidilharam tidak lepas dari pembangunan Ka'bah  jauh sebelum manusia pertama, Adam , diciptakan. Setelah Adam dan Hawa turun ke bumi , mereka diperintahkan oleh Allah  untuk membangun bangunan di sebuah lembah yang bernama Bakkah  (saat ini menjadi bagian dari Kota Makkah   Al-Mukarramah ).  Namun, bangunan tersebut hancur akibat air bah  pada masa Nuh . S elama beberap...

SURGA

Pengertian Surga Surga merupakan tempat tempat terakhir yang diharapkan seluruh umat manusia setelah wafat. Surga sendiri dalam agama Islam terdiri dari 8 pintu, berdasarkan hadist dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: فِي الجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أبْوَابٍ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ، لا يَدْخُلُهُ إلَّا الصَّائِمُونَ Artinya: “Di surga ada delapan pintu, diantaranya ada pintu yang disebut dengan ar-Rayyan. Tidak ada yang bisa memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa” (HR. Bukhari No. 3257). Pintu - pintu Surga 1. Ar-Rayyan , seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ar-Rayyan merupakan pintu surga yang dikhususkan untuk orang-orang yang gemar berpuasa. Kata “ar-Rayyan” sendiri diambil dari bahasa Arab (ريان‎) yang berarti puas, segar dan tidak haus, menurut Ustad Adi Hidayat dalam ceramahnya, kata ar-Rayyan digunakan karena orang-orang yang terpilih masuk kedalam pintu surga ini, tidak akan merasa kehausan. 2.  A...